Dengan nama Allah
yang hati seluruh manusia dibawah kekuasaanNya
Ya Allah...ingin sekali kami berjumpamu...
bicara disini memang menyakitkan...
Hati kami sentiasa harapkan Engkau...
Siapa lagi kalau bukan Engkau yang kami harus rindu?

Ya Allah,
bagaimana Engkau masih memberi nikmatmu pada kami
sedangkan Dosa kami selautan...
Pemaafnya Engkau, YA ALLAH!!...
Setiap saat, sakit sekali kami terasa...
memegang nikmatMu..
sedangkan di hati kami bukan Engkau yang Utama...
Alangkah Pemurahnya Engkau...
Seringkali kami mengadu padaMU saat kami sakit...
tapi sangat kami lupa padaMU, saat kami bersenang...
Alangkah kufurnya kami pada nikmatMU...

YA ALLAH..
Hati kami tidaklah seTabah HAti NAbi kami...
KekasihMu menangis kerana kami...masih teringat akan kami...
luas sekali kasihnya pada kami...tapi Apa yang ada pada kami?!...
tidak kami menangis padanya...tidak kami ingat padanya...
jauh lagi cinta kami padanya...Apakah maksud kami ini, Ya Rabbi?!....
Bicara kami lemah sekali...BicaraMu sangat utuh...
tidaklah kami memegang melainkan, kalimahMu...
Apakah gunung tidak mahu menerimanya kerana kebesaranMu?!...
Kami pula...hanya manusia yang melihat ia tidak bermakna...
Na'u'zubillah ya Allah!...Na'u'zubillah ya Rabbi!...

Allah! Allah! Allah!...
Seandainya hamba ditakdirkan pergi dahulu,
maka biarlah kami berjumpaMu dengan baik...
Jika kami ditakdirkan keluar dari CahayaMu,
Matilah kami lebih awal dari itu...
perkataan ini lemah sekali!...Celakalah!...Celakalah!...
perkataan ...perkataan...yang memusnahkan kami...
perkataan Musuh-Musuh kami
yang Engkau masih beri Tangguh pada mereka...
Allah! Allah! Allah!...
Engkau telah berjanji kemenangan Abadi pada Cahaya ini...
Engkau tidak pernah Mungkir pada kataMu...
Besar sekali tadbirMu....
Tidak pernah Engkau terasa berat
pada Keduanya Langit dan BUmi...
Kokoh! KOkoh! utuh! Utuh KekuasaanMu!
jasad kami tetap takut akan Engkau...
tapi hati kami sangat susah mengingatkan Engkau...
Ya Latif, Ya Latif, Ya Qaiyum!
Allah, kami ingin terasa seperti dulu...
Kekuatan yang Engkau berikan pada zaman Nabi kami...
Ingin sekali kami, melihat wanita bertaburan, berjilbab.
Ingin sekali kami melihat rumah-rumahMu
penuh dengan HAmbaMU yang soleh,
Ingin sekali kami mendengar riakan suara ayatMu dari setiap rumah...
Apakah kami sempat melihatnya Ya Allah?!...
Usia kami terlalu pantas berjalan...kami saja yang melalaikannya...
Masa ini udara..Masa ini udara...
Pantasnya ia memintas kami...kami sepantas kilatkah?!....
Kami sentiasa kalah pada masa,...sentiasa saja...
Pasti ini tidak bisa dibidas...Kelalaian seringkali mengunjung,,,
zikir padaMu kami ketepikan...KalimahMu kami tangguhkan..,
Cis! Hal apa yang lebih penting dariMU?! Apakah hati ini...
kenapa engkau, hati...seringkali engkau lupa dengan PenciptaMU...
Kami berlindungi Dengan Pencipta KAmi,
Tuhan yang menciptakan Kebenaran...yang menjadikan Akal...
yang menjadikan kesesatan pada Orang yang Engkau mahu...
dan jangan! Allah begitu pada kami...
Janganlah begitu...kami lemah sangat lemah..

1 comments:

~Tersungkur Di Persimpangan~ said...

salam...akak, sedapnyer sajak...cayang akak alwayz...akak baik bangat...myB ada yg masih belum mengerti...